ERP Berdampak Positif Pada Properti Jakarta Selatan

Bookmark and Share
 
Untuk kemajuan Jakarta khusunya Jakarta Selatan pemerintah kota diatur untuk bekerja sama dengan perusahaan Swedia di pelaksana elektronik jalan harga (ERP) dan proyek-proyek parkir meter, kata seorang pejabat tinggi pada hari Senin. Proyek ini tentunya sedikit banyak berpengaruh pada investor untuk menanamkan modalnya dalam pembangunan properti di Indonesia. Daerah Jakarta selatan yang merupakan daerah berkembang yang baik untuk properti akan mempunyai sistem parkir dan Elektronik Jalan Harga (ERP) kedepannya.

Swedia Duta besar untuk Indonesia Johanna Brismar Skoog memimpin pada hari Senin delegasi Swedia di Jakarta bagian selatan termasuk Swedia Dubes Singapura Håkan Jevrell serta perwakilan dari sejumlah perusahaan Swedia dan bertemu dengan Gubernur Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, yang didampingi oleh sejumlah pejabat senior, untuk membahas kerjasama ini.

ERP Berdampak Positif Untuk Properti Di Jakarta Selatan

Dalam proyek ini tentunya akan berdampak postif bagi perkembangan properti di Indonesia terutama di Jakarta Selatan karena disana banyak rumah atau perumahan mewah, seperti, pondok indah, tebet, kemang dan daerah-daerah lainnya

"Kami memiliki dua proyek yang sangat menarik di jalan sekarang, Mal ini terbagi dan parkir meter. Saya berharap akan dapat diselesaikan segera, dan kita dapat menerapkan dalam tahun ini,"Skoog kepada wartawan setelah pertemuan di balai kota.

Namun, dia menolak untuk mengungkap detail mengenai kerjasama.

"Kami belum menandatangani kontrak belum tapi kami sangat banyak berharap bahwa kami akan datang untuk itu dalam waktu dekat," katanya.

Ketika ditanya tentang nilai potensi kontrak, Skoog berkata kepada pihak kerjasama pemerintah, Anda akan meninggalkan.

"Itu adalah masalah perundingan antara kota dan perusahaan swedia," katanya.

Ahok menunjukkan bahwa kerjasama akan dilakukan di bawah skema kemitraan swasta.

"Kami akan menggunakan sebuah kerjasama swasta. Kita dapat mengambil 20 persen keuntungan,"katanya, menambahkan bahwa kota akan mengadakan kontes kecantikan di masa depan. Dalam kontes kecantikan kota ini tentunya akan menarik investor properti untuk membangun properti di Indonesia, sehingga nanti bukan hanya Jakarta Selatan saja yang berkembang propertinya, lebih merata.

Ahok cukup optimis bahwa proyek akan mendapat manfaat administrasi kota.

"Kami telah menghitung itu dan kami optimis ini adalah proyek yang menguntungkan. Kami berhasil meningkatkan pendapatan parkir di jalan Sabang dari Rp 500.000 dan untung Rp 9 juta per hari dengan menerapkan parkir meter,"katanya.

Properti Jakarta Selatan Tertata Rapih Dengan Sistem Baru

Dengan adanya parkir meter ini tentunya akan membuat kota Jakarta tertata rapi khusunya di Jakarta Selatan sehingga nantinya para pengembang properti atau perumahan di kemang, tebet, pondok indah, bintaro dan daerah lainnya yang berada di Jakarta selatan akan semakin mudah untuk mengembangkan propertinya seperti apartment dan rumah susun dengan kualitas parkir yang baik dan aman.



Dia mengutip proyek kualitas dan teknologi maju sebagai alasan di balik keputusan untuk bekerja sama dengan Swedia.

"Saya meneliti bus yang beroperasi selama 40-50 tahun di negara lain dan ternyata mereka adalah Scania (mobil swedia). Swedia parkir teknologi perusahaan Cale juga telah digunakan di banyak negara selama 60 tahun. Itu sebabnya saya ingin bekerja sama dengan Swedia, "katanya.

"Ketika kita memiliki jumlah terbatas dana, kami harus membeli produk berkualitas meskipun itu akan menjadi lebih mahal karena kami tidak mampu untuk terus membeli yang baru ketika mereka mendapatkan rusak setelah hanya beberapa tahun," tambahnya.

Selain proyek-proyek transportasi, Duta besar mengatakan bahwa kedua belah pihak yang menjelajahi daerah lain yang potensial untuk bekerja sama.

Daerah-daerah yang sudah terpasang sistem ini akan membuat properti-properti seperti perumahan dan rumah susun akan mempunya akses lokasi yang strategis.

"Kami telah berbicara tentang banyak kesempatan bisnis yang menarik sekarang. Ada banyak daerah yang kita miliki teknologi dan keahlian yang akan sangat menarik untuk Jakarta sebagai kota yang terus tumbuh dan berkembang,"katanya.

"Aku mengaguminya untuk apa yang dia lakukan di Jakarta," tambahnya.

Jevrell menunjukkan bahwa pemerintah Swedia mendorong Swedia perusahaan mencari peluang di Indonesia.

"Kami memiliki sekitar 250 Swedia perusahaan di Singapura dan tentu saja kami ingin mereka untuk datang ke sini dan menemukan cara untuk bekerja sama," katanya.

Lebih dari 80 perusahaan Swedia termasuk garis pakaian & hapsari, produsen mebel Ikea dan mobil Volvo yang beroperasi di Indonesia.

Fasilitas Parkir Untuk Properti di Jakarta Selatan

Nantinya setelah semua sitem ini dijalini keadaan tata letak kota di Jakarta khusunya di Jakarta Selatan akan menjadi rapih dan enak di lihat. Pembangunan properti, perumahan dan rumah susun akan mendapatkan fasilitas parkir yang memadai, aman dan akses dari tempat hunian menjadi lebih baik.

{ 0 comments... Views All / Send Comment! }

Post a Comment